Tampilkan postingan dengan label Social. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Social. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 April 2014

Asal Muasal Terbentuknya Paduan Suara

 

 (Cuplikan Gambar Paduan Suara)


Musik paduan suara adalah musik yang dilantunkan oleh suatu paduan suara atau koor. Koor adalah bahasa Belanda, yang berasal dari bahasa Yunani choros (di dalam bahasa Inggris disebut pula sebagai choir), yang berarti gabungan sejumlah penyanyi di mana mereka mengkombinasikan berbagai suara mereka ke dalam suatu harmoni. Paduan suara biasanya dipimpin oleh seorang dirigen atau choirmaster yang umumnya sekaligus adalah pelatih paduan suara tersebut.

Paduan suara dapat bernyanyi dengan atau tanpa iringan alat musik. Bernyanyi tanpa iringan alat musik biasanya disebut sebagai bernyanyi a cappella.
Bila bernyanyi dengan iringan, alat musik pengiring paduan suara dapat terdiri atas alat musik apa saja, satu, beberapa, atau bahkan suatu orkestra penuh. Untuk latihan paduan suara, alat pengiring yang digunakan biasanya adalah piano, termasuk bahkan  jika pada penampilan nya digunakan alat musik lain atau ditampilkan secara a cappella.

Hampir semua paduan suara kini menyajikan lagu-lagu mereka di dalam suatu harmoni yang umumnya terdiri dari empat bagian, yaitu sopran (suara tinggi wanita), alto (suara rendah wanita), tenor (suara tinggi pria) dan bas (suara rendah pria),  walaupun dapat dikatakan bahwa tidak ada batasan jumlah suara yang terdapat dalam paduan suara. Selain empat suara, jumlah jenis suara yang paling lazim dalam paduan suara adalah tiga, lima, enam, dan delapan. Bila menyanyi dengan satu suara, paduan suara tersebut diistilahkan menyanyi secara unisono.

Namun demikian, karya-karya musik paduan suara dapat pula ditulis atau diaransir di dalam lebih dari empat bagian tadi. Musik paduan suara dapat digubah dengan iringan instrumen maupun tanpa iringan instrumen atau biasa disebut sebagai a cappella. Tetapi sebagian besar karya-karya musisi terkemuka ditulis untuk paduan suara dengan iringan instrumen.
Sebenarnya paduan suara sudah mempunyai suatu sejarah yang cukup panjang, karena paduan suara ini sudah dikenal dan membawakan lagu-lagu pujian di kenisah-kenisah Sumeria pada kira-kira 3000 tahun sebelum Masehi. Di Yunani kuno, paduan suara bahkan diajarkan di sekolah-sekolah, di mana pada masa itu juga sering berlangsung berbagai macam lomba paduan suara, seperti yang ada di negeri kita.
Paduan suara juga dikenal di sinagoga Yahudi, di mana di sinagoga ini paduan suara dibagi ke dalam beberapa kelompok dan mereka bernyanyi bersautan dengan para penyanyi solo atau cantor. Hampir sebagian besar dari nyanyian dan pujian di sinagoga-sinagoga ini diambil dari Alkitab, terutama sekali dari Kitab Mazmur.
Dalam perkembangannya, pada tahun 800-an suatu jenis musik baru yang disebut musik polyphonic berkembang di Eropa. Dalam musik polyphonic ini beberapa melodi dimainkan atau dinyanyikan dalam waktu yang bersamaan.Pada akhir tahun-tahun 1100-an, karya-karya musik yang ditulis oleh beberapa komponis, seperti komponis Perancis Perotin menggabungkan semua unsur musik, seperti melodi, irama, harmoni dan polypohonic dan karya-karya tersebut ditampilkan oleh paduan suara, penyanyi solo dengan iringan berbagai instrumen musik. Sebuah karya musik paduan suara yang terkenal pada tahun 1300-an adalah Misa Notre Dame, yang digubah oleh komponis dan penyair Perancis Guillaume de Machaut pada tahun 1364.
Pada tahun 1600-an merupakan sesuatu hal yang biasa untuk memasukkan beberapa instrumen musik dalam komposisi paduan suara. Dan pada waktu yang hampir bersamaan, ditemukan pula bentuk-bentuk baru karya musik paduan suara, seperti cantata gerejawi dan oratorio. Oratorio adalah karya-karya musik dengan seting atau berlatar belakang Injil. Karya-karya ini digubah baik untuk paduan suara, penyanyi solo maupun untuk instrumen pengiringnya.
 
Dua komponis dunia terkemuka yang menggubah musik paduan suara adalah Johann Sebastian Bach dan George Frederick Handel dari Jerman. Karya Bach St. Matthew Passion (1729) dan oratorio karya Handel berjudul Messiah (1742) merupakan karya-karya yang banyak digelar di berbagai negara. Di dalam hampir semua musik paduan suara karya Bach dan Handel, orkestra maupun iringan instrumen solo memainkan bagian yang sangat penting di setiap pagelaran.

Karya-karya lain yang terkenal pada masa itu antara lain adalah The Creation (1798), gubahan Franz Joseph Haydn dari Austria dan Requiem (1791) karya Wolfgang Amadeus Mozart, juga dari Austria.Kini, di zaman modern sekarang ini, banyak komponis terkemuka dunia yang telah menulis berbagai karya musik paduan suara yang indah. Di antara mereka itu antara lain terdapat Igor Stravinsky dari Rusia, yang menggubah antara lain Symphony of Psalms pada tahun 1930 dan Arnold Schoenberg dari Austria.

Banyak pula karya-karya musik paduan suara yang terkenal hingga saat ini yang digubah oleh Charles Ives dari Amerika Serikat, Bela Bartok dan Zoltan Kodaly dari Hungaria, Arthur Honegger dari Perancis, Paul Hindemith dan Carl Orff dari Jerman serta Sir William Walton dan Benjamin Britten dari Inggeris.
Jadi, pada dasarnya sebagian besar karya musik paduan suara tersebut didedikasikan sebagai pujian serta penghormatan kepada Tuhan. Oleh karenanya, maka sebagian besar dari karya-karya tersebut banyak yang mengambil tema dari Alkitab. Dengan demikian, maka tidaklah mengherankan jika musik-paduan suara gerejawi di manapun selalu memainkan peran yang penting di dalam berbagai ritual keagamaan atau kebaktian serta missa.

Dalam Paduan Suara, pasti terdengar oleh telinga kita, bahwa alunan nyanyian yang dibawakan tidaklah hanya satu suara. Terdiri dari beberapa pembagian jenis suara, yaitu :
1. Tenor
Tenor adalah jenis suara tinggi pada penyanyi pria. Secara umum, suara tenor masuk di antara nada C3 (nada C satu oktaf di atas nada C natural) sampai nada A4 (nada A di atas nada C tengah) dalam paduan suara dan sampai C5 untuk penyanyi solo. Ada beberapa penyanyi tenor yang memiliki rentang suara lebih ekstim yakni dari B♭2 (dua B♭ di bawah C natural) sampai ke nada F5 (dua F di atas C tengah).

2. Bass
Bass adalah jenis suara terendah penyanyi pria, biasanya mempunyai jangkauan dari nada E2 sampai E4. Walaupun demikian, beberapa penyanyi yang nada rendahnya bisa sangat ekstrim, bisa mencapai nada C2. Nada bass bisa dihasilkan baik dari suara manusia ataupun dari alat musik. Sesuai dengan namanya bass juga berfungsi sebagai root atau akar; dasar dari sebuah lagu. Oleh karena itu bass merupakan jenis suara yang diharuskan ada dalam setiap komposisi paduan suara campuran (mixed choir) atau paduan suara sejenis pria (male choir).
3. Bariton
Bariton adalah jenis suara yang umum bagi dewasa antara suara bass dan tenor Kata ini berasal dari bahasa Yunani βαρυτονος, yang berarti “suara dalam”. Dalam musik suara ini biasanya ditulis dalam nada A kedua di bawah nada C tengah (A2) hingga ke nada F di atas nada C tengah(F4), tergantung pada keadaan.

4. Sopran
Sopran adalah penyanyi suara tertinggi dalam klasifikasi vokal di dalam budaya musik klasik barat. Istilah ini berasal dari bahasa Italia ‘sopra’ yang berarti melampaui dan juga bahasa Latin ‘supra’ yang berarti super. Dalam masa kini, istilah sopran hanya digunakan untuk penyanyi wanita yang memiliki jarak suara sopran. Dalam paduan suara, standar jarak suara sopran adalah yaitu dari C4 hingga satu setengah oktaf keatas mencapai G5/A5.

5. MezzoSopran
Mezzo-sopran adalah suara wanita yang lebih rendah dari sopran namun lebih tinggi dari kontralto. Secara umum suara mezzo-sopran masuk di antara nada A3 (di bawah C natural) sampai A5. Namun ada juga suara mezzo-soprano yang jangkauannya cukup ekstrim dari (G3) sampai (C6).

6. Kontraalto
Kontralto adalah tipe suara terendah untuk seorang wanita, dengan tessitura terendah,berada di antara tenor dan mezzo-sopran. Biasanya tipe ini berenggang dari F di bawah C tengah (F3 di scientific pitch notation) sampai G di atas C tengah (G5), walaupun dalam beberapa suara istimewa bisa dari E di bawah C tengah (E3) atau B♭ kedua di atas C tengah (B♭5)

Rabu, 02 April 2014

Tentang Kewirausahaan

 KEWIRAUSAHAAN
(KWU) 

 
Cuplikan kegiatan kewirausahaan

A. PENGERTIAN KEWIRAUSAHAAN

    Secara harfiah Kewirausahaan terdiri atas kata dasar wirausaha yang mendapat awalan ked an akhiran an, sehingga dapat diartikan kewirausahaan adalah hal-hal yang terkait dengan wirausaha. Sedangkan wira berarti keberanian dan usaha berarti kegiatan bisnis yang komersial atau non-komersial, Sehingga kewirausahaan dapat pula diartikan sebagai keberanian seseorang untuk melaksanakan suatu kegiatan bisnis.
Dalam bahasa Inggris wirausaha adalah enterpenuer, istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh Richard Cantillon, seorang ekonom Prancis. Menurutnya, entrepreneur adalah “agent who buys means of production at certain prices in order to combine them”. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, ekonom Perancis lainnya- Jean Baptista Say menambahkan definisi Cantillon dengan konsep entrepreneur sebagai pemimpin. Secara umum banyak sekali definisi yang dikemukakan oleh para ahli, mengenai kewirausahaan, dibawah ini akan saya kemukakan beberapa pendapat tersebut, yang diambil dari berbagai sumber :
Harvey Leibenstein (1968, 1979), mengemukakan, kewirausahaan mencakup kegiatan-kegiatann yang dibutuhkan untuk menciptakan atau melaksanakan perusahaan pada saat semua pasar belum terbentuk atau belum teridentifikasi dengan jelas, atau komponen fungsi produksinya belum diketahui sepenuhnya.
Penrose (1963) : Kegiatan kewirausahaan mencakup indentifikasi peluang-peluang di dalam sistem ekonomi. Kapasitas atau kemampuan manajerial berbeda dengan kapasitas kewirausahaan.
Frank Knight (1921) : Wirausahawan mencoba untuk memprediksi dan menyikapi perubahan pasar. Definisi ini menekankan pada peranan wirausahawan dalam menghadapi ketidakpastian pada dinamika pasar. Seorang worausahawan disyaratkan untuk melaksanakan fungsi-fungsi manajerial mendasar seperti pengarahan dan pengawasan.

B. TUJUAN KEWIRAUSAHAAN.

    Seorang sosiolog bernama David McCleland mengemukakan bahwa, apabila sebuah negara ingin menjadi makmur, minimal sejumlah 2% dari prosetase keseluruhan penduduk di negara tersebut menjadi wirausahawan, Indonesia sendiri sampai saat ini menurut sebuah riset jumlah penduduk yang menjadi wirausaha baru sekitar 0,18%, menurut informasi yang saya baca di internet hari ini tanggal 5 Maret 2012 jumlahnya telah melonjak tajam menjadi  maka tidaklah mengherankan apabila saat ini, kondisi pereekonomian Indonesia tertinggal jauh dari negeara tetangga yaitu Singapura yang memiliki prosentase wirausaha sebesar 7%, Malaysia 5%, China 10%, apalagi jika harus dibandingkan dengan negara adidaya Amerika Serikat yang hampir 13%  penduduknya menjadi wirausahawan.
Maka dari itu, dengan ditumbuh kembangkanya pengetahuan seputar kewirausahaan, akan membangkitkan semangat masyarakat Indonesia khusunya generasi muda atau mahasiswa, untuk ikut menciptakan lapangan kerja dengan berwirausaha, tidak hanya menjadi pencari kerja (job seeking). Dengan dilandasi semangat nasionalisme bahwa bangsa Indonesia harus mampu bersaing dikancah percaturan perekonomian dunia, maka akan banyak mahasiswa yang termotivasi untuk meningktakan kualitas dirinya dan mencetuskan ide-ide kretaif dalam bidang kewirausahaan yang berdaya saing tinggi.
Mengapa dengan semakin banyak wirausahawan disuatu negara akan meningkatkan daya saing negara tersebut ?, jawabanya saya kira cukup jelas. Pertama, sebuah negara yang memiliki wirausahawan banyak tentunya akan mendapatkan penghasilan yang besar dari sektor pajak, atas kegiatan ekonomi yang mereka lakukan, coba bayangkan apabila suatu negara terlalu banyak pegawai negeri sipil yang kurang atau bahkan tidak produktif, maka mereka setiap bulan memakan anggaran negara untuk menggaji mereka, namun sumbangsih mereka pada perekonimian nasional sangat minim baik dari segi pajak maupun tingkat konsumsi.
Mari kita lihat contoh lainya, dengan semakin banyak penduduk menjadi wirausaha, maka ekonomi mereka akan mandiri, tidak akan bergantung pada sistem ekonomi kapitalis, dalam hal ini pemerintah harus pro aktif menyediakan modal bagi para pengusaha agar benar-benar produktif dengan bunga yang kompetitif, dan tidak menghancurkan pengusaha maupun pemerintah, hasil keuntungan usaha mereka akan disimpan di bank-bank dalam negeri, sehingga perputaran uang semakin lancar, dengan hal tersebut modal mereka akan bertambah sehingga mampu menembus pangsa pasar global, yang nantinya menaikkan neraca ekspor-impor dan akan menambah devisa negara secara signifakan, maka dengan hal tersebut sangatlah jelas, bahwa kewirausahaan memiliki peran yang sangat penting untuk menaikkan harkat martabat suatu bangsa dikancah internasional.
Selanjutnya ditinjau dari segi GNP (Gross National Product), apabila semakin banyak uang yang dihasilkan oleh putra-putri bangsa Indonesia, karena berwirausaha maka uang yang dihasilkan berpeluang semakin besar, berbeda dengan gaji yang nominalnya relatif tetap. Akan meningkatkan GNP yaitu keseluruhan barang dan jasa yang diproduksi warga negara penduduk tersebut dimanapun berada (di dalam dan luar negeri), dengan meningkatkan GNP ini akan semakin memperkuat ekonomi nasional secara makro, dan mempercepat roda pembangunan nasional, karena ketersediaan anggaran semakin meningkat.
Dari beberapa dampak positif kewirausahaan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa kewirausahaan bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan secara umum meningkatkan harkat dan martabat pribadi wirausahawan serta bangsa dan negara, dengan pengetahuan tersebut diharapkan akan semakin banyak warga negara Indonesia khusunya mahasiswa yang terjun dalam dunia usaha, namun perlu diperhatikan dalam berusaha harus mengedepankan kejujuran, sehingga apa yang dihasilkan dapat bermanfa’at bagi masyarakat luas.

C. Teori Kewirausahaan

Seiring berjalanya waktu, kewirausahaan semakin berkembang, maka lahirlah berbagai macam teori tentang kewirausahaan, akan coba saya uraikan berbagai teori kewirausahaan, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Neo Klasik

Teori ini memandang perusahaan sebagai sebuah istilah teknologis, dimana manajemen (individu-individu) hanya mengetahui biaya dan penerimaan perusahaan dan sekedar melakukan kalkulasi matematis untuk menentukan nilai optimal dari variabel keputusan. Jadi pendekatan neoklasik tidak cukup mampu untuk menjelaskan isu mengenai kewirausahaan. Dalam teori ini kemandirian sangat tidak terlihat, wajar saja, karena ini memang pada masa lampau dimana belum begitu urgen masalah kemandirian, namun cukup bisa menjadi teori awal untuk melahirkan teori-teori berikutnya.

2. Kirzerian Entrepreneur. 

Dalam teori Kirzer menyoroti tentang kinerja manusia, keuletanya, keseriusanya, kesungguhanya, untuk swa(mandiri), dalam berusaha, sehingga maju mundurnya suatu usaha tergantung pada upaya dan keuletan sang pengusaha.
Dari berbagai disiplin ilmu, lahirlah teori kewirausahaan yang dipandang dari sudut pandang mereka masing-masing, Teori ekonomi memandang bahwa lahirnya wirausaha disebabkan karena adanya peluang, dan ketidakpastian masa depanlah yang akan melahirkan peluang untuk dimaksimalkan, hal ini berkaitan dengan keberanian mengambil peluang, berspekulasi, menata organisasi, dan melahirkan berbagai macam inovasi. Teori Sosiologi lebih mempelajari tentang, asal-usul budaya dan nilai-nilai sosial disuatu masyarakat, yang akan berdampak pada kemampuanya menanggapi peluang usaha dan mengolah usaha, sebagai contoh orang etnis cina dan padang dikenal sebagai orang yang ulet berusaha, maka fakta dilapangan menunjukkan, bahwa banyak sekali orang cina dan padang yang meraih kesuksesan dalam berwirausaha. Selanjutnya teori psikologi, menurut saya teori ini lebih menekankan pada motif individu yang melatarbelakangi dirinya untuk berwirausaha, apabila sejak kecil ditanamkan untuk berprestasi, maka lebih besar kemungkinan seorang individu lebih berani dalam menanggapi peluang usaha yang diperolehnya.
Yang terakhir adalah teori perilaku, bagaimana seorang wirausahawan harus memiliki kecakapan dalam mengorganisasikan suatu usaha, memanaje keuangan dan hal-hal terkait, membangun jaringan, dan memasarkan produk, dibutuhkan pribadi yang supel dan pandai bergaul untuk memajukan suatu usaha.

C. HAKIKAT PENTING KEWIRAUSAHAAAN.

  • Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis
  • Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda
  • Kewirausahaan adalah proses penerapan kreativitas dan keinovasian dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan
  • Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha dan perkembangan usaha
  • Kewirausahaan adalah suatu proses dalam mengerjakan sesuatu yang baru dan sesuatu yang berbeda yang bermanfaat memberikan nilai lebih
  • Kewirausahaan adalah usaha menciptakan nilai tambah dengan jalan mengkombinasikan sumber-sumber melalui cara-cara baru dan berbeda untuk memenangkan persaingan.

D. OBJEK STUDY KEWIRAUSAHAAN.

Objek studi kewirausahaan adalah nilai-nilai dan kemampuan seseorang yang diwujudkan dalam bentuk perilaku. Menurut Soparman Soemahamidjaja (dalam Suryana, 2009:4) bahwa kemampuan seseorang yang menjadi objek kewirausahaan meliputi:
  • Kemampuan merumuskan tujuan hidup/usaha. Dalam merumuskan tujuan hidup/usaha tersebut perlu perenungan, koreksi yang kemudian berulang-ulang di baca dan diamati sampai memahami apa yang menjadi kemauannya
  • Kemampuan memotivasi diri untuk melahirkan suatu tekad kemauan yang menyala-nyala
  • Kemampuan untuk berinisiatif yaitu mengerjakan sesuatu yang baik tanpa menunggu perintah orang lain, yang dilakukan berulang-ulang sehingga menjadi kebiasaan berinisiatif
  • Kebiasaan berinisiatif yang melahirkan kreativitas (daya cipta) setelah dibiasakan berulang-ulang akan melahirkan motivasi. Kebiasaan inovatif adalah desakan dalam diri untuk selalu mencari berbagai kemungkinan baru atau kombinasi baru apa saja yang dapat dijadikan piranti dalam menyajikan barang dan jasa bagi kemakmuran masyarakat.
  • Kemampuan untuk membentuk modal uang atau barang modal
  • Kemampuan untuk mengukur waktu dan membiasakn diri untuk selalu tepat waktu dalam segala hal tindakannya melalui kebiasaan yang selalu tidak menunda pekerjaan
  • Kemampuan mental yang dilandasi dengan agama
  • Kemampuan untuk membiasakan diri dalam mengambil hikmah dari pengalaman yang baik maupun yang menyajikan.

Minggu, 10 Februari 2013

Lagu Kebangsaan Negara Negara di Kawasan Asia Tenggara

Judul Pos  : Lagu Kebangsaan Negara Negara di Kawasan Asia Tenggara  
Tanggal     : 10 Februari 2013
Oleh         : Vinsensius Maunia Singgih Husada

      Hay teman teman semua, bertemu dengan saya kembali Vinsensius Maunia. Setelah sebelumnya saya mengeposkan Lagu Kebangsaan Negara kita tercinta yaitu Indonesia. Kali ini saya akan mengeposkan Lagu Kebangsaan Negara Negara di Kawasan Asia Tenggara yabg berupa video. Saya mengeposkan berita ini supaya kalian tahu Lagu Kebangsaan Negara di Asia Tenggara selain Negara kita Indonesia. Tapi tenamg aja teman saya juga memaparkan Lagu Kebangsaan kita. Karena itu wajib.. Semoga bermanfaat ya teman.


1) LAGU KEBANGSAAN INDONESIA (INDONESIA RAYA).

 

2) LAGU KEBANGSAAN MALAYSIA (NEGARAKU).

 
3) LAGU KEBANGSAAN BRUNEI DARUSSALAM (ALLAH PELIHARAKAN SULTAN).

\

4) LAGU KEBANGSAAN SINGAPURA (MAJULAH SINGAPURA).
  
    

5) LAGU KEBANGSAAN TIMOR LESTE (PATRIA)

 
                       
6) LAGU KEBANGSAAN FILIPINA (LUPANG HINIRANG).

 

7) LAGU KEBANGSAAN VIETNAM (TIEN QUAN CA).

 

8) LAGU KEBANGSAAN LAOS (PHENG XAT LAO).

 

9) LAGU KEBANGSAAN KAMBOJA (NOKO REACH).

 

10) LAGU KEBANGSAAN THAILAND (PHLENG CHAT THAI).

 

 11) LAGU KEBANGSAAN MYANMAR (KABA MA KYEI)

 

Rabu, 06 Februari 2013

Mata Uang Negara Negara di Kawasan ASIA TENGGARA

Pos tentang : Mata Uang Negara Negara di Kawasan Asia Tenggara
Tanggal         : 7 Februari 2013
Oleh              : Vinsensius Maunia Singgih Husada
.
     Uang (money) pada umumnya adalah alat pembayaran yang sah. Kita membeli sesuatu pasti membutuhkan uang sebagai syarat dalam kegiatan jual beli. Uang Negara mana saja yang kamu tahu? Kamu tentunya tahu dong mata uang negara kita yaitu INDONESIA? Dan pasti kamu tahu nama mata uang negara kita. Saya pun juga tahu itu. Mata Uang kita itu namanya Rupiah. Kamu tahu Asia Tenggara? Kamu tahu Mata Uang yang ada di kawasan Asia Tenggara? Kalo tidak tahu, berikut ini saya paparkan Gambar dan nama mata uang di Kawasan Asia Tenggara. Semoga bermanfaat ya?

1) Mata Uang di Negara Indonesia (Rupiah)

  
2) Mata Uang di Negara Malaysia (Ringgit)


Selasa, 05 Februari 2013

Lambang Negara di Kawasan ASIA TENGGARA (By Vinsensius Maunia Singgih Husada)

vinsensiiusmauniasinggihusada.blogspot.com "lambang negara di kawasan asia tenggara"

Berikut adalah gambar Lambang Negara di kawasan ASIA TENGGARA, semoga bermanfaat bagi kalian semua

Lambang Negara di Kawasan Asia Tenggara

1. Lambang Negara Indonesia

 2. Lambang Negara Malaysia


3. Lambang Negara Singapura.


4. Lambang Negara Brunei Darussalam.


5. Lambang Negara Timor Leste.




6. Lambang Negara Filipina.


7. Lambang Negara Vietnam.




8. Lambang Negara Laos.


 
9. Lambang Negara Kamboja.


10. Lambang Negara Thailand.


11. Lambang Negara Myanmar.


Disusun dan Ditulis Oleh Vinsensius Maunia S.H (Dumaska)
My photo:
Vinsensius Maunia Singgih Husada (Nio)

 

Blogger templates

About

Batman Begins - Help Select